Secretly

Ah saya naïf sekali menganggap udara vakum ada artinya. Kalo gelas tidak berisi air itu artinya kosong. Ngga kurang ngga lebih. Kalo orang ngomong doang ya artinya kosong, kecuali ada tindakan lain. Betul toh? Loh kok jadi marah? Nggak sih, cuma setelah sekian lama mengganggap diri sendiri ini realistis dan ngga emosian (yea right!), nyatanya tadi pagi saya bangun dengan keadaan marah.

Cuma satu kalimat di kepala “WTF am I doing to myself?”. Saya tau ini bikin cape hate. Tau kalo saya bakal jadi pihak yang begadang dan menggila, tapi teteeep aja begini. Tunggu hari rabu, toh kamu akan ketemu pengacara-pengacara ganteng di salah satu mall terkenal di ibu kota. Loh apaan sihhh ini? tadi kan lagi ngomongin emotional drought, ckckck, dasar rajanya OOT. Hmm.. saya lelah. Seperti lari keliling sabuga 20 keliling dengan kebiasaan hidup yang penuh asap rokok. Seperti nyetir mobil di Bandung dikala weekend. Seperti baca buku the Pickwick Papers yang penuh deskripsi tapi ujungnya garing.

Saya letih. Mungkin ini saatnya untuk berhenti.

And what I mean by secretly is secretly falling apart. terribly and extremely.

3 Responses to “Secretly”

  1. Utus Says:

    There is no such thing as happy ending in real life.
    “Mungkin ini saatnya untuk berhenti.” Berhenti apa untuk apa?

    Kalau saya lagi jalan-jalan di Makassar, naik motor, saya berhenti untuk terima telepon. Soalnya susah banget terima telepon kalau helm belum dilepas, unless hp elu pakai speakerphone.

    Kalau waktu puasa, saya berhenti makan untuk memenuhi kewajiban sebagai muslim.

    Saat ini juga, saya berhenti untuk berpikir positif bahwa kamu bakal menanggapi komentar-komentar saya. Udah biasa jadi Mat Angin… anggap aja angin..

    4115068764

  2. Upiw Says:

    kenapa kamu memutuskan untuk berhenti untuk sesuatu yang menurut gw, kalian belum memulainya? :) bertahan lah sebentar lagi dan lihat apa yang terjadi.. :)
    kamu masih lebih beruntung daripada gw, citta sayang…
    gw akan lebih sakit kalo gw terluka..
    tapi gw akan menikmati setiap detik kenikmatan ini, karena gw gatau apa gw bisa mengalaminya lagi nanti…

    i love my life… XD

  3. Farid Says:

    Happy Eid Mubarak ya Cit,

    mohon maaf lahir batin

    it is all about the journey not the destination

    rgds

Leave a Reply